ANALISIS PENENTUAN PRIORITAS PENANGANAN KERUSAKAN JALAN DI KABUPATEN ENDE
Keywords:
Prioritas Penanganan, Kerusakan JalanAbstract
Penelitian ini bertujuan mengetahui kriteria yang paling berpengaruh dalam penanganan jalan dan mengetahui urutan prioritas penanganan jalan di Kabupaten Ende dengan menggunakan 30 responden berdasarkan pihak pemangku kepentingan dan pengambil kebijakan (stakeholders) di bidang jalan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan hasil dari data kusioner diolah dengan menggunakan Software Expert choise. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahwa kriteria yang paling berpengaruh atau dominan adalah kriteria aksesibilitas dengan bobot 0,213, kriteria kondisi jalan dengan bobot 0,196, kriteria tata guna lahan 0,164, kriteria kelas jalan 0,153 dan kriteria kondisi sosial 0,145. Kemudian didapatkan bahwa urutan prioritas tertinggi pada jalan Saga - Sokaria dengan bobot nilai sebesar 0,098 dan urutan prioritas terendah pada jalan Nangapanda - Kekandere dengan bobot nilai sebesar 0,067.
The purpose of this study is to find out the dominant criteria in road handling and find out the priority order of road handling in Ende Regency by using 30 respondents based on stakeholders and policy makers (stakeholders) in the field of roads and the results of data tabulation from the questionnaire were processed using Expert Choise Software. Based on the results, it was found that the most influential or dominant criteria for alternative priority orders were accessibility criteria with a weight of 0.213, then road condition criteria with a weight of 0.196, land use criteria of 0.164, road class criteria of 0.153 and social condition criteria of 0.145. Then it was found that the highest priority order on the Saga - Sokaria road with a value weight of 0.098 and the lowest priority order on the Nangapanda - Kekandere road with a value weight of 0.067.
References
Luis, F., & Moncayo, G. (2023). Kabupaten Ende Dalam Angka 2021. Ende.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 Tentang Jalan, Pemerintah Indonesia 77 (2022).
Saaty, T., & Vargas, L. (2000). Models, Methods, Concepts and Applications of the Analytic Hierarchy Process. Boston: Kluwer Academic Publishers.
Sukirman, S. (1999). Perkerasan Lentur Jalan Raya. Bandung: Nova.
